Wednesday, February 25, 2009

Tuhan yang tidak Diciptakan

Seorang pencari merasakan kegelisahan luar biasa ketika ia membaca sebuah kalimat: "Tuhan tidak menciptakan manusia, manusia yang menciptakan Tuhan". Ia merasakan sebuah guncangan yang membuat hatinya seperti berderak retak. Semua kesalihan yang selama ini ia perjuangkan seperti tidak berarti. Apalagi kalimat itu diikuti oleh kalimat-kalimat berikutnya yang menerangkan bagaimana Tuhan diciptakan oleh manusia dalam sejarah.
Pencari memutuskan untuk kembali mencari. Ia mendatangi berbagai tokoh yang diyakini bisa menjawab kegelisahannya.
Pertama ia hadir di serambi rumah seorang filsuf yang terkenal bijak. Ia berkata,"wahai filsuf, terangkan padaku tentang Tuhan, dan apakah ia diciptakan atau menciptakan manusia."
Filsuf tersenyum. Sudah lama ia tidak mendapatkan pertanyaan seperti itu. Filsafat yang ia tekuni semakin lama semakin jarang membicarakan ketuhanan. Karena bagi sebagian besar filsuf telah jelas bahwa tuhan sudah mati dan manusia telah dibebaskan dari konsep mengada-ada tersebut. Namun, jauh di lubuk hati terdalamnya, sang filsuf sebenarnya menyimpan ruang untuk mempertanyakan lagi kesimpulan itu. Dan sekarang, dia bahagia mendapat rekan bicara yang mengusik kuburan Tuhan di hatinya. Mungkinkah Tuhan bangkit dari kematian hari ini?
"Tuhan sudah lama mati. Dan hari ini engkau membangkitkan dia dari kuburnya," kata sang filsuf
"Apa maksudmu?"pencari tercengang
"Ia telah kukubur jauh dalam hatiku yang terdalam dan pertanyaanmu membuatnya bangkit dari dunia kematian."
"Sebuah pernyataan yang aneh. Tapi baiklah, aku terbiasa mendengar filsuf meributkan hal-hal aneh. Bagaimanapun, tolong jawab pertanyaanku. Apakah tuhan diciptakan atau menciptakan"
"Aku tidak tahu. Sebagian manusia mengira satu hal, sebagian lagi mengira hal yang lain. Tapi tidak pernah ada yang tahu yang mana yang paling mewakili realitas. Itupun kalau tuhan memang sebuah realitas, baik realitas bentukan manusia atau realitas yang ada dengan sendirinya."Filsuf nampak bersemangat
"Bagaimana menurut anggapanmu sendiri"pencari mulai tidak sabar.
"Kalau engkau meminta anggapanku, maka anggapanku adalah dibuat oleh diriku dan percakapan ini. Dengan demikian engkau berhadapan dengan tuhan yang diciptakan. Beginilah jawabanku."
"Engkau benar. Aku tak dapat menemukan tanda-tanda tuhan tidak diciptakan bila aku memintanya melalui anggapanmu. Berikan aku saranmu, wahai filsuf."
"Pergilah ke ahli kitab suci. Barangkali di sana engkau akan menemukan hal lain,"filsuf memutuskan mengakhiri pembicaraan karena ia khawatir tak dapat berkata-kata lebih lanjut. Semata-mata karena ia terlalu gembira mendapat kesempatan berbicara lagi tentang Dia yang telah terkubur lama.
Demikianlah, Tuhan membuat gembira orang yang mengingatNya. Meski dengan cara yang berbeda dari yang Ia sendiri kehendaki.
Pencari mendatangi seorang ahli kitab suci. Ia menanyakan hal yang sama.
"Tertulis dalam kitab bahwa Tuhan memiliki kasih dan kemurahan yang tidak terbatas. Ia juga menciptakan alam dalam 6 masa, lalu di masa yang 7 dia beristirahat," dengan sangat otoritatif sang ahli kitab suci menjelaskan.
"Apakah yang diciptakan termasuk manusia?"
"Tentu saja, alam di sini adalah alam besar dan alam kecil, yaitu manusia."
"Apakah tidak ada kemungkinan lain?"
"Tidak ada," lalu ahli kitab suci menerangkan berbagai ayat dan sitiran ucapan nabi-nabi tentang siapa itu tuhan. Tidak lupa ia menambahkan kata-katanya sendiri sebagai penafsiran.
"Hmm..penjelasanmu menarik. Dan karenanya aku yakin bahwa tuhan yang kau gambarkan memang diciptakan." Pencari berujar dengan mantap
"Hey! Jangan sembarangan. Dari tadi aku menguraikan keagungan Tuhan dan bagaimana Dia begitu mengasihi ciptaanNya yang bernama manusia. Bagaimana mungkin kau berkesimpulan Dia diciptakan?"
"Aku melihatmu menciptakan Tuhan melalui penjelasan dan penafsiranmu. Oh wahai ahli kitab suci, aku tidak menemukan Tuhan melainkan Tuhan yang kau rancang dari analisismu. Tuhan yang lahir dari olah pikirmu. Sesungguhnya jutaan orang lain bisa memiliki olah pikir yang berbeda. Dan dengan begitu, terciptalah jutaan tuhan di kepala kalian masing-masing."
"Tapi bukankah aku menjelaskannya dengan dasar dari kitab-kitab suci dan sitiran kata-kata Nabi-Nabi."
"Dan engkau menambahnya dengan tafsiran-tafsiranmu. Kajian-kajian mu. Kesimpulan-kesimpulanmu. Ketika aku melihatnya secara keseluruhan, maka aku mengerti bahwa engkau menciptakan Tuhanmu sendiri. Ijinkan aku undur diri karena pembicaraan ini telah mencapai puncak kesimpulan."
Lalu pencari mendatangi seorang anak kecil dan menanyakan pertanyaan yang sama. Anak kecil itu bahkan tidak mengenal Tuhan. Pencari menyimpulkan bahwa anak itu belum menciptakan Tuhan. Dan ia semakin yakin bahwa Tuhan memang ada karena diciptakan. Ia terus menerus bertanya pada berbagai macam jenis orang dan dari jawaban yang berbeda-beda ia makin beriman pada konsep Tuhan yang diciptakan. Bagaimana mungkin setiap orang memiliki perbedaan uraian bila tidak karena mereka merancang dan mengkonstruksi uraian-uraian tersebut. Artinya, tuhan memang dirancang oleh pikiran-pikiran itu.
Dalam perjalan pulang, pencari yang merasa telah menemukan apa yang ia cari, bertemu seorang pemuda. Raut mukanya nampak cerah dan hangat. Mereka duduk bersama dan berbincang-bincang. Pemuda itu mengajak mampir ke rumahnya. Mereka berbincang lebih lama lagi sampai akhirnya pencari menceritakan alasan perjalanannya.
"Apakah engkau benar-benar mempercayai kesimpulanmu, wahai pencari?" tanya si pemuda
"Bagaimana aku dapat mengelak dari segala pengalaman itu? Mereka begitu jelas memberiku keterangan."
"Apakah engkau sungguh tidak memiliki lagi perasaan rindu pada Tuhan yang tidak diciptakan tapi ada dengan sendirinya?"
Pencari terdiam sejenak. Mencari sesuatu yang hilang namun baru disadarinya.
"Wahai pencari. Berhentilah mencari untuk mendapatkan sesuatu. Mencarilah untuk mengenyahkan segala yang engkau miliki. Fakirlah engkau dalam dunia ini. Maka engkau akan menemukan Tuhan yang sejati. Tuhan yang menciptakan, bukan diciptakan."
"Apa maksudmu?"
"Bukankah selama ini engkau mencari jawaban? Berjalan ke sana kemari untuk mendapatkannya? Apa yang engkau dapat?"
"Bahwa tuhan itu diciptakan."
"Demikianlah kemalangan yang diperoleh dari mereka yang menginginkan sesuatu dalam pencariannya. Sesungguhnya Tuhan sejati tidak bisa engkau temui dengan cara seperti itu. Pencerahan ilmu bukan jalan untuk itu. Pencerahan diri pun bukan sarana menemukan Tuhan sejati. Engkau harus buang semua yang kau miliki termasuk semua yang kau peluk erat dalam hati dan akalmu."
"Bagaimana mungkin? Aku tidak bisa melupakan pengalaman-pengalamanku. Aku tidak bisa mengenyahkan pengetahuan-pengetahuan yang kuraih selama perjalananku."
"Oleh karenanya kau tidak akan pernah menemukan Tuhan yang kau rindukan. Kau akan selamanya terjebak pada tuhan-tuhan yang diciptakan orang ketika mereka seolah menemukan tuhan sejati."
"Wahai pemuda, ajari aku lebih lanjut.Ceritakan padaku tentang apa itu Tuhan sejati."
"Pencari! Tuhan sejati tidak bisa diceritakan. Ia tidak hadir oleh karena kata-kata. Buang semua yang kau punya. Maka ketika hatimu kosong dari segala sesuatu, Tuhan sejati dengan mudah akan menjamahmu. Jangan kau ceritakan apa rasanya dan apa yang kau alami, jangan pula engkau jelaskan apa-apa pada orang lian."
Pencari terdiam menatap pemuda.
"Sesungguhnya penjelasanmu, bukanlah Tuhanmu. Pahami itu."
Pencari mengerti. Tuhan sejati bukan dicari, tapi dipersiapkan kehadiranNya.
Sumber : Handriatno Waseso facebook

Wednesday, February 11, 2009

kisah orang dengan Dosa Selama 40 Tahun

Dalam sebuah riwayat dijelaskan, bahwa pada zaman Nabi Musa as, kaum bani Israil pernah ditimpa musim kemarau panjang, lalu mereka berkumpul menemui Nabi Musa as dan berkata: "Wahai Kalamullah, tolonglah doakan kami kepada Tuhanmu supaya Dia berkenan menurunkan hujan untuk kami!"
Kemudian berdirilah Nabi Musa as bersama kaumnya dan mereka bersama-sama berangkat menuju ke tanah lapang. Dalam suatu pendapat dikatakan bahwa jumlah mereka pada waktu itu lebih kurang tujuh puluh ribu orang.
Setelah mereka sampai ke tempat yang dituju, maka Nabi Musa as mulai berdoa. Diantara isi doanya itu ialah: "Tuhanku, siramlah kami dengan air hujan-Mu, taburkanlah kepada kami rahmat-Mu dan kasihanilah kami terutama bagi anak-anak kecil yang masih menyusu, hewan ternak yang memerlukan rumput dan orang-orang tua yang sudah bongkok. Sebagaimana yang kami saksikan pada saat ini, langit sangat cerah dan matahari semakin panas.
Tuhanku, jika seandainya Engkau tidak lagi menganggap kedudukanku sebagai Nabi-Mu, maka aku mengharapkan keberkatan Nabi yang ummi yaitu Muhammad SAW yang akan Engkau utus untuk Nabi akhir zaman.
Kepada Nabi Musa as Allah menurunkan wahyu-Nya yang isinya: "Aku tidak pernah merendahkan kedudukanmu di sisi-Ku, sesungguhnya di sisi-Ku kamu mempunyai kedudukan yang tinggi. Akan tetapi bersama denganmu ini ada orang yang secara terang-terangan melakukan perbuatan maksiat selama empat puluh tahun. Engkau boleh memanggilnya supaya ia keluar dari kumpulan orang-orang yang hadir di tempat ini! Orang itulah sebagai penyebab terhalangnya turun hujan untuk kamu semuanya."
Nabi Musa kembali berkata: "Wahai Tuhanku, aku adalah hamba-Mu yang lemah, suaraku juga lemah, apakah mungkin suaraku ini akan dapat didengarnya, sedangkan jumlah mereka lebih dari tujuh puluh ribu orang?" Allah berfirman: "Wahai Musa, kamulah yang memanggil dan Aku-lah yang akan menyampaikannya kepada mereka!."
Menuruti apa yang diperintahkan oleh Allah, maka Nabi Musa as segera berdiri dan berseru kepada kaumnya: "Wahai seorang hamba yang durhaka yang secara terang-terangan melakukannya bahkan lamanya sebanyak empat puluh tahun, keluarlah kamu dari rombongan kami ini, karena kamulah, hujan tidak diturunkan oleh Allah kepada kami semuanya!"
Mendengar seruan dari Nabi Musa as itu, maka orang yang durhaka itu berdiri sambil melihat kekanan kekiri. Akan tetapi, dia tidak melihat seorangpun yang keluar dari rombongan itu. Dengan demikian tahulah dia bahwa yang dimaksudkan oleh Nabi Musa as itu adalah dirinya sendiri. Di dalam hatinya berkata: "Jika aku keluar dari rombongan ini, niscaya akan terbukalah segala kejahatan yang telah aku lakukan selama ini terhadap kaum bani Israil, akan tetapi bila aku tetap bertahan untuk tetap duduk bersama mereka, pasti hujan tidak akan diturunkan oleh Allah SWT."
Setelah berkata demikian dalam hatinya, lelaki itu lalu menyembunyikan kepalanya di sebalik bajunya dan menyesali segala perbuatan yang telah dilakukannya sambil berdoa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah durhaka kepada-Mu selama lebih empat puluh tahun, walaupun demikian Engkau masih memberikan kesempatan kepadaku dan sekarang aku datang kepada-Mu dengan ketaatan maka terimalah taubatku ini."
Beberapa saat selepas itu, kelihatanlah awan yang bergumpalan di langit, seiring dengan itu hujanpun turun dengan lebatnya bagaikan ditumpahkan dari atas langit.
Melihat keadaan demikian maka Nabi Musa as berkata: "Tuhanku, mengapa Engkau memberikan hujan kepada kami, bukankah di antara kami tidak ada seorangpun yang keluar serta mengakui akan dosa yang dilakukannya?"
Allah berfirman: "Wahai Musa, aku menurunkan hujan ini juga di sebabkan oleh orang yang dahulunya sebagai sebab Aku tidak menurunkan hujan kepada kamu."
Nabi Musa berkata: "Tuhanku, lihatkanlah kepadaku siapa sebenarnya hamba-Mu yang taat itu?"
Allah berfirman: "Wahai Musa, dulu ketika dia durhaka kepada-Ku, Aku tidak pernah membuka aibnya. Apakah sekarang. Aku akan membuka aibnya itu ketika dia telah taat kepada-Ku? Wahai Musa, sesungguhnya Aku sangat benci kepada orang yang suka mengadu. Apakah sekarang Aku harus menjadi pengadu?"
(Dikutip dari buku: "1001 Keinsafan "Kisah-kisah Insan Bertaubat. Oleh: Kasmuri Selamat M A)

Tuesday, February 10, 2009

Delapan kebohongan ibu

Delapan Kebohongan Seorang Ibu Dalam Hidupnya Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.
 
Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu seringmemberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata :
 
"Makanlah nak, aku tidak lapar" --------- KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA
 
Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan anaknya.
 
Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata:
"Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" --------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA
 
Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja.
 
" Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" --------- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA
 
Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergiujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yangtegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku.Teh yang begitu kental tidak
dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental.Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :
 
"Minumlah nak, aku tidak haus!" ---------- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT
 
Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harusmembiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpapenderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihatkehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untukmenikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata:
 
"Saya tidak butuh cinta" --------- KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA
 
Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah danbekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untukmemenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu,tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirimbalik uang tersebut. Ibu berkata :
 
"Saya punya duit" --------- KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM
 
Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudianmemperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkatsebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu.Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku
 
"Aku tidak terbiasa" --------- KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH
 
Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkenapenyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatansangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebardi wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya.Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambilberlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisiseperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata :
 
"jangan menangis anakku,Aku tidak kesakitan" --------- KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.
 
Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya  untuk yang terakhir kalinya.
                      
                        ---ooOOOoo---
 
Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu, dan terimakasih ayah ! " Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untukberbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita. Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..
 
Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah ang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" dikemudian hari.
 
Sumber :maestromuda.org

Wednesday, February 04, 2009

Kisah sebuah jam


Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. "Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" "Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"
 
"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?" "Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.
 
"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?" "Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu" tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.
 
Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias.
 
Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali.
 
Renungan :
Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap impossible untuk dilakukan sekalipun. Itu tergantung bagaimana kita menyiasati pekerjaan dan tugas kita, bila kita bisa bagi2 menjadi fragmen-fragmen yang kecil.
 
Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya.
 

Monday, January 19, 2009

Ikuti jalan aman dari Rasulullah!

Sohbet setelah Sholat Jum'at, Jum'at, 2.1.2009  Pesan untuk Muharram

 

As-salamu alaikum! Ini adalah hari jum'at pertama dari bulan baru Muharramu-l Haram. Ampunan dan dukungan dari Allah Yang Maha Perkasa demi kehormatan dan kemuliaan penghulu para Nabi S.Muhammad saws. Kita saat ini baru saja mendapatkan tanda2 dari kiamat atau hari kebangkitan yaitu tahun 1430 H, (angka) dari tahun hijriah. Semoga Allah menjadikan  bulan ini demi kehormatan penghulu para S.Muhammad sws, untuk kebahagiaan ummat Rasulullah saws. Dan ummatnya (seluruh generasi) (dari masa S.)Adam a.s.... Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah saws bahwa: dari Adam a.s. hingga masa akhir dari seluruh nabi mereka memiliki bendera2 suci untuk setiap nabi,mereka dating dari naungan seseorang yang terhormat dan termulia dan bendera kemenangan dari Islam yaitu Liwahi-l Hamd, dating darinya. Rasul sws (is) berkata bahwa: (Ini) merupakan kehormatan yang Allah Yang Maha Perkasa berikan untukku."

Dan kita sepantasnyalah tuk berbahagia karena kita adalah pengikutnya dan berada dibawah negaranya,dan negaranya adalah negara terakhir,ummat terakhir dan setelah ummatnya(dan tidak akan) ada lagi ummat yg lainnya. Karena  Rasulullah saws karena dbeliaulah Khatmu-l Nabiyin. Setelah Beliau - salawatullah wa sallim alaik, Yang paling terhormat dan kemuliaan untuk beliau – dan seperti yang beliau katakana :" Akulah Negara terakhir" dan kita telah mendapat kehormatan untuk menjadi bagian dari negaranya. O manusia, O manusia, kalian mendedngar dan melihat dimanapun ada kesulitan, masalah san 'dhulm', penindas. Dimanapun. Oh! Dan itulah hasil dari umat manusia yang meninggalkan ajaran islam. Bahkan negara Muslim, mereka meniggalkan ajaran Islam dan mereka berusaha mengikuti jalan Non-Muslim dan itulah 'Jeza' atau hukuman buat mereka.Non – Muslim,karena mereka tidak dating untuk mempercayai Nabi terakhir.Bahwa dia telah disebutkan dari nabi pertama S.Adam.

Hingga kenabi terakhir, Dia telah disebutkan;Hanya para Nabi yang memberikan apresiasi baik terhadapnya kepada para umatnya. – Dan negara2 Non-Muslim, karena mereka tidak mempercayainya,Hukuman akan mengenai mereka.dan negara2 muslim, karena mereka meninggalkan syariat, yang sudah diturunkan dari surga,meninggalkan perintah2 sucinya, perintah2 surgawi, meninggalkan untuk mengikuti penghulu para Nabi, dan mereka berlari mengejar jalan orang2 Non-Muslim, untuk menjadi seperti mereka,mereka berusaha,oleh karena itu huhkumanpun dating mengenai mereka.

O Manusia jika kalian mengharapkan untuk diselamatkan disini dan dihari kemudian, dating dan ikutilah perintah suci dari surga yang kita telah dimuliakan dengannya. Jika setiap orang berlari menjauh dari perintah suci, tidak akan ada yang dapat menyelamatkan mereka atau tidak akan ada penyelamat untuk mereka. O manusia kalian dipersilahkan disini . dari jarak yang jauh, dari negara yang berbeda kalian dating kesini. Tetapkan apa yang telah dikatakan kepadamu dan berusahalah untuk mengikuti naungan dan perlindungan jalan dari Rasul, Penghulu dari para Nabi
S.Muhammad sws,Kalian akan dilindungi  disini dan dihari kemudian. O manusia, jagalah syariat yang suci, jagalah perintah suci-Nya! Jagalah anak-anakmu dari jalan yang kotor!

 

Berusahalah untuk menjadi hamba yang baik bagi Allah Yang Maha Perkasa, karena saat ini mendekati hari akhir  (kiamat),Hari Kebangkitan. Kita harapkan itu akan berada pada tahun 1500 Hijriah. Dan itu untuk tahun sekarang yang memasuki tahuun 1430 Hijriah berjarak 70 tahun lagi. Tanda lain dari kiamat, Yang besar dan yang kecil, akan muncul, hari kebangkitan akan dating mendekat. Jagalah imanmu, jagalah islammu, hormatilah islam, hormatilah Nabi sucimu! Semoga Allah mengampuni kita semua demi kemuliaannya. Kemuliaan dari hambanya yang termulia dan terhormat di kehadirat-Nya  S.Muhammad saws, Fatiha.
__._,_.___

kumpulan mutiara nasihat Sultan Awliya Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil al-Haqqani qs dan Mawlana Syekh Muhammad Hisyam Kabbani qs dirangkum dalam blog www.muhibbunnaqsybandi.blogspot.com
Kumpulan Adab Naqsybandi dapat dilihat di www.adabnaqsybandi.blogspot.com


 

Sunday, January 11, 2009

salah satu nikmat iman {Suara Hati}


Alhamdulillah, salah satu nikmat iman adalah terus bertambahnya nikmat rasa kekeluargaan dan persaudaraan di antara hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah berfirman:

"Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami itu datang kepadamu, maka katakanlah: "Salaamun'alaykum. Tuhanmu telah menetapkan atas diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan(ketidak-tahuan), kemudian ia bertobat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Surah Al-An'aam, ayat 54)

Nikmat Kekeluargaan dan Persaudaraan inilah yang lebih berharga
andaipun tidak terucap,
tapi dapat dirasakan...

Hal ini, rasa Kekeluargaan, rasa Persaudaraan, rasa "kedekatan" ini..
terlepas secara fisik mungkin berjauhan
adalah salah suatu Nikmat, suatu Karunia, suatu "rezeki", suatu "berkah"
yang Allah ta'ala curahkan dan "harapkan" dari kita, hamba-hamba-Nya yang beriman...

Allah berfirman (yang artinya):
" Itulah (karunia) yang (dengan itu) Allah menggembirakan hamba-hamba-Nya yang beriman dan mengerjakan amal saleh. Katakanlah: "Aku tidak meminta kepadamu sesuatu upah pun atas seruanku kecuali kasih sayang dalam kekeluargaan". Dan siapa yang mengerjakan kebaikan akan Kami tambahkan baginya kebaikan pada kebaikannya itu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri."

Alhamdulillaah.

===========
Dikutip dari kata-kata mas Yos Wiyoso Hadi, salahsatu pendiri Komunitas Suara Hati/ SUARA (Sarana Untuk Amalkan Rahmat-karunia Allah). 


Friday, January 09, 2009

Jangan Biarkan Dirimu Hancur

Suatu ketika, ada seorang sahabat memulai ceramahnya dengan mengeluarkan sepuluh lembar uang seratus ribu yang baru. Kemudian dia bertanya "Siapa di antara kamu yang mau uang ini, jika diberikan ikhlas padamu?" Langsung saja yang mengangkat tangan banyak sekali.
 
Katanya lagi " Ya, ini akan saya berikan, tapi sebelumnya biar saya melakukan hal ini". Sahabat tersebut meremas seluruh uang kertas seratus ribu itu , menjadi gulungan kecil yang kumal.
 
Kemudian dia buka lagi ke bentuk semula : sepuluh lembar seratus ribu, tapi sudah kumal sekali. Lalu dia bertanya " Siapa yang masih mau uang ini?" Tetap saja banyak yang angkat tangan, sebanyak yang tadi.
 
"Oke, akan saya kasih, tapi biarkan saya melakukan hal ini". Dia menjatuhkan lembaran uang itu ke lantai, terus diinjak-injak pakai sepatunya yang habis berjalan di tanah becek sampai nggak karuan bentuknya. Dia tanya lagi "Siapa yang masih mau?" Tangan-tangan masih saja terangkat. Masih sebanyak tadi.
 
"Nah, sahabatku, sebenarnya aku dan kau sudah mengambil satu nilai yang sangat berharga dari peristiwa tadi. Kita semua masih mau uang ini walau bentuknya sudah nggak karuan lagi. Sudah jelek, kotor, kumal... tapi nilainya nggak berkurang: tetap satu juta rupiah."
 
"Sama seperti kita. Walau kau tengah jatuh, tertimpa tangga pula... tengah sakit, tengah hancur pula, atau kau gagal, nggak berdaya, terhimpit, dan merasa terhina, kecewa dan terkhianati, atau dalam keadaan apapun, kau tetap nggak kehilangan nilaimu... karena kau begitu berharga. Jangan biarkan kekecewaan, perasaan, ketakutan, sakit hati, menghancurkan kamu, harapanmu, atau cita-citamu. "

"Kamu akan selalu tetap berharga, bagi dirimu, bagi diriku, bagi sahabatmu, bagi sahabat yang lain dan kau tetap sama dimata Tuhanmu. Dia, Tuhanmu, akan berlari mendekatimu, jika kau berjalan menuju-Nya. Aku pun sahabatmu akan melakukan hal yang sama, karena fithrah setiap diri kita akan mulia jika mencoba mendekati sifat2 Tuhan kita. Disanalah nilai dirimu berada."
 

Thursday, January 01, 2009

Tips. Menjadi Wanita Paling Berbahagia di Dunia

Penulis DR. Aidh Bin Abdulllah Al- Qarni, M.A

Selamat Datang
Saudariku yang mendirikan shalat dan berpuasa dengan taat dan khusyuk

Selamat Datang
Saudariku yang menutup aurat dan mempunyai rasa malu, yang berwibawa dan memiliki sikap teguh

Selamat Datang
saudariku yang terpelajar, terdidik, serta selalu menelaah dengan penuh kesadaran dan selalu di tuntun oleh petunjuk

Selamat Datang
Saudariku yang memenuhi janji dan memegang amanah, yang jujur dan mempercayai kebenaran

Selamat Datang
Saudariku yang bersabar , bertaubat dan hanya tunduk serta berharap kepada Allah

Selamat Datang
Saudariku yang selalu berzikir, bersyukur dan berdakwah dengan giat dan cekatan

Selamat Datang
Saudariku yang meneladani Asiyah (istri Fir'aun), Maryam dan Khadijah

Selamat Datang
Saudariku yang mendidik anak-anak nya dan mencetak generasi -generasi sejati

Selamat Datang
Saudariku yang memelihara nilai-nilai kesucian dan  menjaga keteladanan Nabi Nya

Selamat Datang
Saudariku yang merasa terusik terhadap pelanggaran ketentuan yang di agungkan dan di hormati, serta menjauhkan diri dari perkara-perkara yang haram

__._,_.___

Monday, December 29, 2008

Berkah Surgawi Bulan Muharam

Berkah Surgawi Bulan Muharam
Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani QS


A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim.
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin
Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa
Shahbihi ajma'iin.
 
Muharam adalah salah satu bulan suci, dan malam ini-10
Muharam-merupakan salah satu malam paling suci dalam
Islam.  Besok, tanggal 10 Muharam adalah Hari 'Asyura.
 Ia memiliki kedudukan yang istimewa dalam kalender
Islam, begitu pula dalam lintasan sejarah dunia,
karena pada hari ini Allah SWT mengaruniakan
hamba-hamba-Nya yang tercinta dengan karunia dari
Samudra Rahmat-Nya yang tak bertepi dan Samudra
Kekuatan-Nya yang tak terhingga, untuk menjadikan
mereka sebagai orang-orang yang memperoleh kemenangan.

Pada hari ini, bahtera Nabi Nuh AS mendarat di puncak
gunung dan banjir yang melanda berakhir.  Nabi Ibrahim
AS diselamatkan dari api Namrud, Nabi Musa As melewati
Laut Merah dan diselamatkan dari Firaun.  Nabi Yunus
AS bin Ilyasa' AS diselamatkan dari perut ikan.  Nabi
Sulayman AS, Raja Sulayman AS dianugerahi kerajaan jin
dan manusia.  Nabi Ayyub AS disembuhkan dari
penyakitnya dan diberikan kesejahteraan lebih dari
sebelumnya.  Nabi 'Isa AS diangkat ke Surga.

Dan Sayyidina Muhammad SAW dianugerahi lebih banyak
kemuliaan, tujuh Pintu Surga dibukakan baginya dan
bagi seluruh umatnya, dan beliau diselamatkan dari
sukunya, suku Quraisy.Dan setiap kali Muslim jatuh
dalam kesulitan, Pertolongan dan Dukungan Ilahi
langsung menyertai mereka di bulan ini, dan khususnya
pada hari seperti besok-10 Muharam-sangat penting.
 
Saya mengharapkan Sayyidina Mahdi AS muncul pada tahun
ini, tetapi tanda-tandanya masih belum lengkap. dan
saya berharap bahwa beliau akan bersama kita di bulan
Muharam mendatang, setelah tahun 2000.  Milenium
ketiga adalah milik Imam Mahdi AS.

Begitu banyak berkah surgawi yang diberikan kepada
orang-orang yang beriman pada tanggal 10 Muharam, dan
merupakan kabar baik bahwa kalian telah sampai di
bulan Muharam 1999 ini.  Dan Saya berharap bahwa
Sayyidina Mahdi AS akan diizinkan untuk muncul. Malam
ini kekuatan yang sangat besar akan dianugerahkan,
mungkin kekuasaan atas seluruh dunia. dan pedangnya,
sekarang, akan diambil secara perlahan.  Malam ini
pedang itu akan tampak.
Sebagaimana yang telah kami katakan sebelumnya,
sebulan yang lalu, di bulan Zulhijah, di malam Arafah,
bahwa suatu perubahan mulai terjadi. 

Ada suatu Tajali (Manifestasi Ilahi) yang baru,
kekuatan baru yang akan terus berlanjut tanpa henti.
Dan kekuatan ajaib dari malam ini mulai datang secara
perlahan, langkah demi langkah, sehingga ketika
teknologi berakhir dan lenyap, kekuatan jenis lain
akan siap untuk digunakan.

Berusahalah untuk bersama dengan Allah SWT sehingga
kalian akan menjadi
orang-orang yang menang.  Berusahalah setahap demi
setahap untuk menarik diri kalian dari tangan setan
dan sifat-sifat buruknya.  Berusahalah untuk
mengurangi segala jenis alat yang merupakan penemuan
setan dan bala tentaranya, karena segala sesuatu yang
bekerja dengan listrik akan berhenti, dan kekuatan
jenis baru akan mulai bekerja.

Sekarang, untuk beberapa bulan saja, seluruh bangsa
akan menanggung beban yang sangat berat. Ketika hal
itu berakhir, akan timbul suatu babak baru bagi dunia.
 Pada saat itu listrik tidak diperlukan lagi, mobil,
kapal, mesin-mesin pabrik,. semuanya tidak perlu.
Cahaya kalian, Nur-ul-Iman, cahaya dari Iman kalian,
akan mengelilingi kalian.  Tubuh kalian akan
bercahaya, bahkan dalam gelap pun kalian dapat
berjalan.

Oleh sebab itu saya bergembira dan bersyukur kepada
Allah SWT, bahwa kita telah sampai di malam ini, dan
kita memohon dengan rendah hati agar nama kita ditulis
bersama Imam Mahdi AS.  Kita tidak senang dengan
situasi yang berlangsung di dunia, baik Timur maupun
Barat, karena seluruh sistem, semua sistem kehidupan
di bumi sekarang ini bertentangan dengan Hukum Tuhan.

Kita bergembira dan cukup bangga bahwa Allah SWT
membuat kita senang bersama-Nya, bersama para
Awliya-Nya, bersama Shahibu-Zaman Sayyidina Mahdi AS,
dan tidak mengejar kehidupan setani yang kotor.
Kehidupan setani adalah yang paling kotor.
Menyingkirlah dari situ.  Jika tidak, kalian akan
tenggelam dalam air yang kotor, kalian akan tenggelam
dalam situasi yang buruk, dan kalian tidak dapat
menyelamatkan diri.  Mintalah kepada-Nya agar
dibersihkan dan berusahalah untuk tampil bersih,
sehingga kalian akan menjadi bersih.

Wa min Allah at Tawfiq

Thursday, December 25, 2008

Hati-hati makan sosis

Barangkali semua orang tahu sosis adalah makanan yang lezat. Makanan berbentuk bulat panjang dan berwarna merah atau coklat ini terbuat dari daging, bisa daging ayam, sapi, domba,  ikan atau babi. Setelah diolah, daging-daging tersebut kemudian dibungkus dengan bungkus buatan atau usus hewan.
 
Sosis digemari banyak orang, karena selain rasanya lezat, makanan ini juga tergolong mudah disajikan. Bahkan belakangan ada sosis yang bisa langsung disantap tanpa perlu dimasak lagi.
 
Namun siapa yang menyangka dibalik kelezatan sosis ternyata ada bahaya yang mengancam, yakni kanker usus. Peringatan ini tidak main-main, bahkan para peneliti Inggris berungkali mengingatkan bahwa mengkonsumsi sosis satu batang per hari dapat meningkatkan resiko kanker usus.
 
Peneliti dari World Cancer Research Fund (WCRF) juga menegaskan bahwa 50 gram saja sosis yang dimakan setiap hari dapat meningkat penyakit kanker usus hingga 20 persen. Karena meski terasa enak ternyata daging sosis mengandung kolesterol dan sodium yang tinggi.
 
Selain itu, sosis juga mengandung bahan pengawet. Bahan pengawet inilah yang memungkinkan daging sosis dapat tahan berhari-hari. Bahan-bahan berbahaya lain yang terkandung dalam sosis adalah Mononatrium/Monosadium Glutamat (MSG). Zat inilah yang membuat sosis terasa lezat meski tak menggunakan bumbu tambahan apapun saat disajikan. Seperti diketahui MSG sangat berbahaya jika dikonsumsi berlebih (lebih 6 mg gram per hari) karena dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, dan sebagainya.
 
Sejak setahun lalu, WCRF telah memperingatkan bahaya mengkonsumsi daging olahan, seperti sosis, ham, hot dog dan pastrami.
 
Mengapa berbahaya? Seperti dikemukan, daging olahan adalah daging yang mengalami proses kimiawi lanjutan. Berbeda dengan daging mentah biasa yang diolah atau dimasak sendiri.
 
Bukti peningkatan resiko bagi pengkonsumsi daging olahan telah banyak ditemukan. Dan penderita penyakit kanker usus ternyata adalah penikmat setia daging olahan.(yayat)
 

Thursday, December 18, 2008

Berapa lama kita dikubur ?

Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet.

Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.

Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemud ian duduk Di atas seonggok nisan "Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915 : 20- 01-1965 "

"Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia mendengarkan ayahnya berdo'a untuk Neneknya...

"Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah." Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.

"Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah...." Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. "Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun ... "

Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana .. Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut "Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910"

"Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. "Memangnya kenapa ndhuk ?" kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. "Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka" kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. "Iya kan yah?"

Ayahnya tersenyum, "Lalu?"
"Iya ... Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur .... Ya nggak yah?" mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ..... "Iya nak, kamu pintar," kata ayahnya pendek.

Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun hingga sekarang... kalau kiamat datang 100 tahun lagi...142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur .... Lalu Ia menunduk ... Meneteskan air mata...

Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya ...lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?
Innalillaahi WA inna ilaihi rooji'un .... Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?
Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?

Ya Allah... Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya naik turun tak teratur.... air matanya semakin membanjiri jenggotnya

Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak ... Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani.

Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu.. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur.... tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan... Dan apa yang akan datang di depannya...

"Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku..."

AMAL BAIK "DIBAWAH SEMANGKUK NASI PUTIH"

CERITA INI BERDASARKAN PADA SEBUAH KISAH NYATA…
Pada sebuah senja dua puluh tahun yang lalu, terdapat seorang pemuda yang
kelihatannya seperti seorang mahasiswa berjalan mondar mandir didepan sebuah
rumah makan cepat saji di kota metropolitan, menunggu sampai tamu direstoran
sudah agak sepi, dengan sifat yang segan dan malu-malu dia masuk kedalam
restoran tersebut.

"Tolong sajikan saya semangkuk nasi putih."

Dengan kepala menunduk pemuda ini berkata kepada pemilik rumah makan.

Sepasang suami istri muda pemilik rumah makan, memperhatikan pemuda ini hanya meminta semangkuk nasi putih dan tidak memesan lauk apapun, lalu menghidangkan semangkuk penuh nasi putih untuknya.

Ketika pemuda ini menerima nasi putih dan sedang membayar berkata dengan pelan :

"dapatkah menyiram sedikit kuah sayur diatas nasi saya."

Istri pemilik rumah berkata sambil tersenyum :

"Ambil saja apa yang engkau suka, tidak perlu bayar !"

Sebelum habis makan, pemuda ini berpikir : "kuah sayur gratis."

Lalu memesan semangkuk lagi nasi putih.

"Semangkuk tidak cukup anak muda, kali ini saya akan berikan lebih banyak
lagi nasinya." Dengan tersenyum ramah pemilik rumah makan berkata kepada
pemuda ini.

"Bukan, saya akan membawa pulang, besok akan membawa ke sekolah sebagai makan siang saya !"

Mendengar perkataan pemuda ini, pemilik rumah makan berpikir pemuda ini tentu dari keluarga miskin diluar kota, demi menuntut ilmu datang kekota, mencari uang sendiri untuk sekolah, kesulitan dalam keuangan itu sudah pasti.

Berpikir sampai disitu pemilik rumah makan lalu menaruh sepotong daging dan sebutir telur disembunyikan dibawah nasi, kemudian membungkus nasi tersebut sepintas terlihat hanya sebungkus nasi putih saja dan memberikan kepada pemuda ini.

Melihat perbuatannya, istrinya mengetahui suaminya sedang membantu pemuda ini,

hanya dia tidak mengerti, kenapa daging dan telur disembunyikan dibawah nasi?

Suaminya kemudian membisik kepadanya :

"Jika pemuda ini melihat kita menaruh lauk dinasinya dia tentu akan merasa bahwa kita bersedekah kepadanya, harga dirinya pasti akan tersinggung lain kali dia tidak akan datang lagi, jika dia ketempat lain hanya membeli semangkuk nasi putih, mana ada gizi untuk bersekolah."

"Engkau sungguh baik hati, sudah menolong orang masih menjaga harga dirinya."

"Jika saya tidak baik, apakah engkau akan menjadi istriku ?"

Sepasang suami istri muda ini merasa gembira dapat membantu orang lain.

"Terima kasih, saya sudah selesai makan." Pemuda ini pamit kepada mereka.

Ketika dia mengambil bungkusan nasinya, dia membalikan badan melihat dengan pandangan mata berterima kasih kepada mereka.

"Besok singgah lagi, engkau harus tetap bersemangat !"

katanya sambil melambaikan tangan, dalam perkataannya bermaksud mengundang
pemuda ini besok jangan segan-segan datang lagi.

Sepasang mata pemuda ini berkaca-kaca terharu, mulai saat itu setiap sore pemuda ini singgah kerumah makan mereka, sama seperti biasa setiap hari hanya memakan semangkuk nasi putih dan membawa pulang sebungkus untuk bekal keesokan hari.

Sudah pasti nasi yang dibawa pulang setiap hari terdapat lauk berbeda yang tersembunyi setiap hari, sampai pemuda ini tamat, selama 20 tahun pemuda ini tidak pernah muncul lagi.

Pada suatu hari, ketika suami ini sudah berumur 50 tahun lebih,

pemerintah melayangkan sebuah surat bahwa rumah makan mereka harus digusur,

tiba-tiba kehilangan mata pencaharian dan mengingat anak mereka yang disekolahkan diluar negeri yang perlu biaya setiap bulan membuat suami istri ini berpelukan menangis dengan panik.

Pada saat ini masuk seorang pemuda yang memakai pakaian bermerek kelihatannya seperti direktur dari kantor bonafid.

"Apa kabar?, saya adalah wakil direktur dari sebuah perusahaan, saya diperintah oleh direktur kami mengundang kalian membuka kantin di perusahaan kami, perusahaan kami telah menyediakan semuanya kalian hanya perlu membawa koki dan keahlian kalian kesana, keuntungannya akan dibagi 2 dengan perusahaan."

"Siapakah direktur diperusahaan kamu ?, mengapa begitu baik terhadap kami? saya tidak ingat mengenal seorang yang begitu mulia !" sepasang suami istri ini berkata dengan terheran.

"Kalian adalah penolong dan kawan baik direktur kami, direktur kami paling suka makan telur dan dendeng buatan kalian, hanya itu yang saya tahu, yang lain setelah kalian bertemu dengannya dapat bertanya kepadanya."

Akhirnya, pemuda yang hanya memakan semangkuk nasi putih ini muncul, setelah bersusah payah selama 20 tahun akhirnya pemuda ini dapat membangun kerajaaan
bisnisnya dan sekarang menjadi seorang direktur yang sukses untuk kerajaan bisnisnya.

Dia merasa kesuksesan pada saat ini adalah berkat bantuan sepasang suami istri ini, jika mereka tidak membantunya dia tidak mungkin akan dapat menyelesaikan kuliahnya dan menjadi sesukses sekarang.

Setelah berbincang-bincang, suami istri ini pamit hendak meninggalkan kantornya.

Pemuda ini berdiri dari kursi direkturnya dan dengan membungkuk dalam-dalam berkata kepada mereka :"bersemangat ya ! dikemudian hari perusahaan tergantung kepada kalian, sampai bertemu besok !"

Kebaikan hati dan balas budi selamanya dalam kehidupan manusia adalah suatu perbuatan indah dan yang paling mengharukan.

Sunday, December 14, 2008

Kenapa Ikan Tidak Berlidah?

"Rasulullah s.a.w bersabda. "Sejahat-jahat manusia pada Hari Qiamat nanti,ialah org yang bermuka dua. Barangsiapa bermuka dua di dunia maka di Hari Kiamat kelak, dia akan mempunyai dua lidah, dr lidah api neraka jahannam."
Sabda Rasulullah lagi,Tidak akan masuk syurga org yang suka membesar-besarkan cerita. "Bila di Tanya apakah hikmah nya baginda menjawab, Sesungguhnya Allah s.w.t telah menciptakan semua makhluk itu mempunyai lidah, samaada yang boleh berkata-atau tidak boleh berkata-kata."
Salah seorang sahabat pun bertanya, "Kenapa ikan tidak mempunyai lidah?"
Sabda Rasulullah s.a.w, "Setelah Allah selesai menciptakan Adam a.s. maka di perintahkan sekelian malaikat agar tunduk sujud kepada nya.Semua malaikat patuh pada perintah itu kecuali iblis laknat.Oleh kerana iblis enggan sujud maka Allah melaknatnya serta mengusirnya keluar dr syurga dan dan di hapuskan rupanya yang elok itu, lalu di hantar iblis ke bumi.Apabila di turunkan ke bumi, iblis terus turun ke laut. Pertama sekali yang di jumpai oleh iblis ialah ikan."
Iblis pun menceritakan keburukan kekurangan Adam a.s kepada ikan.katanya "Sesungguhnya Adam itu amat suka memburu dan membunuh binatang-binatang yang ada di laut dan juga di darat." Apabila ikan mendengar kata-kata iblis itu,ia pun segera menghebahkannya kepada binatang laut yang lain berita tentang Adam a.s. Oleh kerana Allah tidak menyenangi perbuatan ikan inilah lalu di hilangkan lidah ikan agar tidak menyampaikan berita yang tidak sebenarnya.

Thursday, December 11, 2008

Kisah si Penebang Pohon

Alkisah, seorang pedagang kayu menerima lamaran seorang pekerja untuk menebang pohon di hutannya. Karena gaji yang dijanjikan dan kondisi kerja yang bakal diterima sangat baik, sehingga si calon penebang pohon itu pun bertekad untuk bekerja sebaik mungkin.
 
Saat mulai bekerja, si majikan memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area kerja yang harus diselesaikan dengan target waktu yang telah ditentukan kepada si penebang pohon.
 
Hari pertama bekerja, dia berhasil merobohkan 8 batang pohon. Sore hari, mendengar hasil kerja si penebang, sang majikan terkesan dan memberikan pujian dengan tulus, "Hasil kerjamu sungguh luar biasa! Saya sangat kagum dengan kemampuanmu menebang pohon-pohon itu. Belum pernah ada yang sepertimu sebelum ini. Teruskan bekerja seperti itu".
 
Sangat termotivasi oleh pujian majikannya, keesokan hari si penebang bekerja lebih keras lagi, tetapi dia hanya berhasil merobohkan 7 batang pohon. Hari ketiga, dia bekerja lebih keras lagi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan bahkan mengecewakan. Semakin bertambahnya hari, semakin sedikit pohon yang berhasil dirobohkan. "Sepertinya aku telah kehilangan kemampuan dan kekuatanku, bagaimana aku dapat mempertanggungjawabkan hasil kerjaku kepada majikan?" pikir penebang pohon merasa malu dan putus asa. Dengan kepala tertunduk dia menghadap ke sang majikan, meminta maaf atas hasil kerja yang kurang memadai dan mengeluh tidak mengerti apa yang telah terjadi.
 
Sang majikan menyimak dan bertanya kepadanya, "Kapan terakhir kamu mengasah kapak?"
"Mengasah kapak? Saya tidak punya waktu untuk itu, saya sangat sibuk setiap hari menebang pohon dari pagi hingga sore dengan sekuat tenaga". Kata si penebang.
 
"Nah, disinilah masalahnya. Ingat, hari pertama kamu kerja? Dengan kapak baru dan terasah, maka kamu bisa menebang pohon dengan hasil luar biasa. Hari-hari berikutnya, dengan tenaga yang sama, menggunakan kapak yang sama tetapi tidak diasah, kamu tahu sendiri, hasilnya semakin menurun. Maka, sesibuk apapun, kamu harus meluangkan waktu untuk mengasah kapakmu, agar setiap hari bekerja dengan tenaga yang sama dan hasil yang maksimal.
 
Sekarang mulailah mengasah kapakmu dan segera kembali bekerja!" perintah sang majikan. Sambil mengangguk-anggukan kepala dan mengucap terimakasih, si penebang berlalu dari hadapan majikannya untuk mulai mengasah kapak.
 
Istirahat bukan berarti berhenti , Tetapi untuk menempuh perjalanan yang lebih jauh lagi
 
Sama seperti si penebang pohon, kita pun setiap hari, dari pagi hingga malam hari, seolah terjebak dalam rutinitas terpola. Sibuk, sibuk dan sibuk, sehingga seringkali melupakan sisi lain yang sama pentingnya, yaitu istirahat sejenak mengasah dan mengisi hal-hal baru untuk menambah pengetahuan, wawasan dan spiritual. Jika kita mampu mengatur ritme kegiatan seperti ini, pasti kehidupan kita akan menjadi dinamis, berwawasan dan selalu baru!
 
Sumber dari : yauhui

Pesan Penting Khutbah Perpisahan Rosulullah di Arafah Saat Menunaikan Ibadah Haji

"Wahai manusia sekalian, dengarkanlah perkataanku ini, karena aku tidak mengetahui apakah aku dapat menjumpaimu lagi setelah tahun ini di tempat wukuf ini.

(1) larangan membunuh jiwa dan mengambil harta orang lain tanpa alasan yang hak
Wahai manusia sekalian,
Sesungguhnya darah kamu dan harta kekayaan kamu merupakan kemuliaan ( haram dirusak oleh orang lain ) bagi kamu sekalian, sebagaimana mulianya hari ini di bulan yang mulia ini, di negeri yang mulia ini.

(2) kewajiban meninggalkan tradisi jahiliyah : pembunuhan , riba
Ketahuilah sesungguhnya segala tradisi jahiliyah mulai hari ini tidak boleh dipakai lagi. Segala sesuatu yang berkaitan dengan perkara kemanusiaan ( seperti pembunuhan, dendam, dan lain-lain ) yang telah terjadi di masa jahiliyah, semuanya batal dan tidak boleh berlaku lagi. (Sebagai contoh ) hari ini aku nyatakan pembatalan pembunuhan balasan atas terbunuhnya Ibnu Rabi'ah bin Haris yang terjadi pada masa jahiliyah dahulu.
Transaksi riba yang dilakukan pada masa jahiliyah juga tidak sudah tidak berlaku lagi sejak hari ini. Transaksi yang aku nyatakan tidak berlaku lagi adalah transaksi riba Abbas bin Abdul Muthalib. Sesungguhnya seluruh transaksi riba itu semuanya batal dan tidak berlaku lagi.

(3) mewaspadai gangguan syaitan dan kewajiban menjaga agama
Wahai manusia sekalian,
Sesungguhnya syetan itu telah putus asa untuk dapat disembah oleh manusia di negeri ini, akan tetapi syetan itu masih terus berusaha (untuk menganggu kamu ) dengan cara yang lain . Syetan akan merasa puas jika kamu sekalian melakukan perbuatan yang tercela. Oleh karena itu hendaklah kamu menjaga agama kamu dengan baik.

(4) larangan mengharamkan yang dihalalkan dan sebaliknya
Wahai manusia sekalian,
Sesungguhnya merubah-rubah bulan suci itu akan menambah kekafiran. Dengan cara itulah orang-orang kafir menjadi tersesat. Pada tahun yang satu mereka langgar dan pada tahun yang lain mereka sucikan untuk disesuaikan dengan hitungan yang telah ditetapkan kesuciannya oleh Allah. Kemudian kamu menghalalkan apa yang telah diharamkan Allah dan mengharamkan apa yang telah dihalalkanNya.

Sesungguhnya zaman akan terus berputar, seperti keadaan berputarnya pada waktu Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun adalah dua belas bulan. Empat bulan diantaranya adalah bulan-bulan suci. Tiga bulan berturut-turut : Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, dan Muharram. Bulan Rajab adalah bulan antara bulan Jumadil Akhir dan bulan Sya'ban.
(5) kewajiban memuliakan wanita (isteri)
Takutlah kepada Allah dalam bersikap kepada kaum wanita, karena kamu telah mengambil mereka (menjadi isteri ) dengan amanah Allah dan kehormatan mereka telah dihalalkan bagi kamu sekalian dengan nama Allah.

Sesungguhnya kamu mempunyai kewajiban terhadap isteri-isteri kamu dan isteri kamu mempunyai kewajiban terhadap diri kamu. Kewajiban mereka terhadap kamu adalah mereka tidak boleh memberi izin masuk orang yang tidak kamu suka ke dalam rumah kamu. Jika mereka melakukan hal demikian, maka pukullah mereka dengan pukulan yang tidak membahayakan. Sedangkan kewajiban kamu terhadap mereka adalah memberi nafkah, dan pakaian yang baik kepada mereka.
Maka perhatikanlah perkataanku ini, wahai manusia sekalian..sesungguhnya aku telah menyampaikannya..

(6) Kewajiban berpegang teguh pada Al Qur'an dan as Sunnah
Aku tinggalkan sesuatu bagi kamu sekalian. Jika kamu berpegang teguh dengan apa yang aku tinggalkan itu, maka kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. Itulah Kitab Allah (Al-Quran ) dan sunnah nabiNya (Al-Hadis ).

(7) kewajiban taat kepada pemimpin siapapun dia selama masih berpegang teguh pada al Qur'an
Wahai manusia sekalian..dengarkanlah dan ta'atlah kamu kepada pemimpin kamu , walaupun kamu dipimpin oleh seorang hamba sahaya dari negeri Habsyah yang berhidung pesek, selama dia tetap menjalankan ajaran kitabullah (Al- Quran ) kepada kalian semua.
(8) Kewajiban berbuat baik kepada hamba sahaya
Lakukanlah sikap yang baik terhadap hamba sahaya. Berikanlah makan kepada mereka dengan apa yang kamu makan dan berikanlah pakaian kepada mereka dengan pakaian yang kamu pakai. Jika mereka melakukan sesuatu kesalahan yang tidak dapat kamu ma'afkan, maka juallah hamba sahaya tersebut dan janganlah kamu menyiksa mereka.

(9) Umat Islam adalah bersaudara satu dengan yang lain
Wahai manusia sekalian.
Dengarkanlah perkataanku ini dan perhatikanlah.
Ketahuilah oleh kamu sekalian, bahwa setiap muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain, dan semua kaum muslimin itu adalah bersaudara. Seseorang tidak dibenarkan mengambil sesuatu milik saudaranya kecuali dengan senang hati yang telah diberikannya dengan senang hati. Oleh sebab itu janganlah kamu menganiaya diri kamu sendiri.

(10) kewajiban menyampaikan khutbah Rosulullah saw kepada yang lain
Ya Allah..sudahkah aku menyampaikan pesan ini kepada mereka..?
Kamu sekalian akan menemui Allah, maka setelah kepergianku nanti janganlah kamu menjadi sesat seperti sebagian kamu memukul tengkuk sebagian yang lain.
Hendaklah mereka yang hadir dan mendengar khutbah ini menyampaikan kepada mereka yang tidak hadir. Mungkin nanti orang yang mendengar berita tentang khutbah ini lebih memahami daripada mereka yang mendengar langsung pada hari ini.
Kalau kamu semua nanti akan ditanya tentang aku, maka apakah yang akan kamu katakan ? Semua yang hadir menjawab : Kami bersaksi bahwa engkau telah menyampaikan tentang kerasulanmu, engkau telah menunaikan amanah, dan telah memberikan nasehat. Sambil menunjuk ke langit, Nabi Muhammad kemudian bersabda : " Ya allah, saksikanlah pernyataan mereka ini..Ya Allah saksikanlah pernyatan mereka ini..Ya allah saksikanlah pernyataan mereka ini..Ya Allah saksikanlah pernyatan mereka ini " [Hadis Bukhari dan Muslim].